blognyaismawati

tempat melepas jenuh dan menyalurkan hobi

Ketika Anak Malas Belajar

Tinggalkan komentar

Si Sulung Lulu

Si Sulung Lulu

Belakangan ini saya lumayan dibuat pusing oleh tingkah si sulung.  Ia sedang di fase “rebel” klo menurut saya. Sangat suka berargumen ato mungkin membantah lebih tepatnya. Ketika saya meminta ia melakukan sesuatu, ada saja alasannya untuk mangkir, termasuk ketika ia saya ajak belajar untuk sekedar mengulang pelajaran yang ia terima di sekolahnya.

Banyak deh alasannya ketika saya ajak ia membaca atau menulis, mau nonton TV dulu lah, tunggu sampe ada iklan lah, harus dibeliin es krim dulu lah… haduh, kadang sampe hilang kesabaran saya atau saya terlanjur repot dengan adik kecilnya, jadi tak sempat saya review pelajarannya.

Klo begini terus bisa repot nih, apalagi sebentar lagi ia akan masuk SD, memang siy tidak semua SD di sini mewajibkan siswa baru untuk bisa calistung, tapi etapi… gimana nantinya klo teman-temannya dah pada bisa baca dan dia malah jadi minder sendiri. Duh, saya yang tadinya santai saja dengan soal calistung ini, jadi ketar-ketir juga, apalagi melihat kondisi anak saya yang moody banget belajarnya. Yang konsisten tuh menggambar dan mewarnai, tiap hari ada aja gambar yang ia buat ato print gambar yang ia warnai.

Di kondisi kaya gini kayanya saya kudu lebih kreatif supaya anak semangat belajarnya. Akhirnya saya coba modifikasi cara belajarnya supaya lebih menyenangkan.

Kalender cerita

foto-blog2

Anak saya sedikit-sedikit bisa membaca, masih perlu dilatih supaya lancar. Kalo belajar membaca dari buku-buku cerita udah sering ya, nah supaya agak beda saya bikin cerita sendiri.

Saya gunakan lembaran kosong di balik kalender bekas untuk menulis cerita dengan spidol aneka warna. Semua cerita yang saya tulis tentang dia dan kegiatannya sehari-hari. Ada 12 lembar kalender jadi ada 12 cerita di sana, antara lain “Sekolah Lulu,” “Rumah Lulu,” “Pergi Ke Pasar Malam,” dan banyak lagi. Sengaja saya buat tulisan tentang dirinya, tujuannya supaya ia lebih tertarik membacanya karena semua cerita tentang dia sendiri. Ya.. lumayan membantu menurut saya, di sela-sela bermain saya minta ia membaca satu cerita di kalender yang digantung di dinding, atau ia bisa pilih cerita mana yang mau ia baca. Tapi ya tetep dengan hobi mewarnainya, huruf-huruf yang ada ia hias dengan banyak warna.

Kocokan menghapal

foto-blog1

Ada sekitar 11 surat Al-Qur’an yang seharusnya sudah Lulu kuasai, baru sebagian saja yang benar-benar ia hapal. Masalah lainnya, ia masih belum mau ikut TPQ seperti teman-temannya, beberapa kali saya bujuk tapi cuma berakhir dengan menangis dan ngambek. Ia juga sering menolak kalau saya ajak mengulang hapalannya.

Cari-cari cara supaya ia mau ngaji di rumah, akhirnya saya buat potongan kertas kecil-kecil untuk menulis nama-nama surat yang harus ia kuasai. Saya gulung kertas itu kecil-kecil dan dimasukkan ke dalam botol. Saya jelaskan kalau ini kocokan untuk menghapal. Setiap hari Lulu kocok botolnya dan keluarkan satu gulungan, nama surat yang ada di gulungan kertas berarti surat yang harus Lulu baca. Ia jadi lebih bersemangat untuk menghapal dengan cara ini.

Kartu angka

Mengenal angka melalui permainan. Gimana caranya? Hmm, kembali saya gunakan kalender bekas yang ukuran angkanya cukup besar. Saya ajak Lulu untuk menggunting-gunting angka di kalender, lalu saya masukkan ke dalam plastik supaya tidak mudah rusak. Dari satu lembar kalender ada sekitar 30 sampai 31 angka.

foto-blog3

Cara bermainnya, kartu angka tadi diacak, lalu dibagikan ke para pemainnya, saya, Lulu dan Abinya Lulu. Lalu tentukan siapa yang akan mulai duluan. Orang pertama mulai dengan angka paling kecil yang ia punya, letakkan angka itu di depan pemain lain. Lalu pemain berikutnya harus melanjutkan urutannya. Misalnya orang pertama mengeluarkan kartu nomor 3, berarti orang selanjutnya melanjutkan dengan kartu nomor 4, kalo tidak punya berarti lanjut ke orang berikutnya, begitu seterusnya. Orang yang kartunya habis duluan berarti jadi pemenangnya.

Hangman untuk menebak kata

Kalo untuk melatih ejaan kata biasanya saya ajak Lulu bermain Hangman. Saya tentukan kata yang akan ditebak, buat garis-garis sesuai jumlah huruf. Lalu Lulu mulai menebak huruf, sebelumnya saya kasih beberapa petunjuk misalnya nama benda, nama hewan, benda di dapur, dan sebagainya. Kalo huruf yang ditebak  tidak ada, saya mulai membuat gambar orang bagian per bagian, kalo gambarnya sudah membentuk orang tergantung utuh, berarti Lulu gagal. Hihihi, Lulu malah jadi gemes sendiri kalo ia gagal nebak 🙂

9696969590_fea99cfe1c_m

 

Kadang saya bingung juga menghadapi perilaku anak, selain cari cara supaya ia mau belajar, yang ga kalah penting banyak-banyak berdo’a supaya anak saya jadi penurut, rajin belajar, rajin ngaji, rajin sholat, jadi anak sholehah… Aamiin.

 

Iklan

Penulis: Ismawati

Ibu dari dua anak, suka menulis dan belajar masak tapi takut sekali menjadi pikun. Buat saya menulis bukan cuma hobi tapi juga senjata melawan kepikunan :) Semoga apa yang saya tulis ada manfaatnya buat para tamu yang mampir ke sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s