blognyaismawati

tempat melepas jenuh dan menyalurkan hobi

Wall Decor Buatan Sendiri

Tinggalkan komentar

Siapa yang ga mau rumahnya terasa nyaman? Orang punya cara masing-masing untuk membuat huniannya terasa nyaman ditinggali. Salah-satu caranya dengan mempercantik rumah menggunakan dekorasi aneka macam. Semua bagian rumah tak luput dari elemen dekorasi, termasuk bagian dinding.

 

Rumah saya bukan rumah berukuran besar, meski begitu saya ingin merasa nyaman ketika berada di rumah. Menghias rumah jadi cara saya membuatnya nyaman. Tapi saya tipe orang yang berpikir “kalo bisa bikin kenapa harus beli” Jadi bicara tentang dekorasi di rumah, saya lebih banyak membuatnya sendiri… ato minta bantuan suami.

 

20160129_101033_1

 

Di ruang tamu, saya membuat wall decor dari origami kertas emas berbentuk kupu-kupu. Saya tempelkan di bagian dinding yang masih kosong sekaligus untuk menutupi bagian cat yang mulai mengelupas. Lumayanlah, ketika ada tamu, mereka lebih tertarik melihat wall decor ini dibanding memperhatikan bagian dinding lain yang basah karena rembesan hujan 

 

 

 

 

 

20160129_101258.jpg

 

Hiasan dinding menurut saya juga harus ada fungsinya, misalnya wall decor kupu-kupu tadi yang bisa mengalihkan perhatian orang yang melihat. Hiasan dinding di ruang lain saya pilih berupa tulisan. Di atas meja kerja, ada tulisan ini:

 

Kayanya kurang tepat kalo dibilang dekorasi dinding ya soalnya ini cuma nyomot di google lalu diprint dan tempel tanpa dikasi frame. Tapi lumayan memotivasi saya, apalagi klo lagi jenuh dengan deadline nulis, ato pas lagi ada waktu untuk nulis, malah browsing kelayapan kemana-mana. Ato seharusnya nyari referensi tulisan eh malah nyari yang lain… jadi setidaknya tulisan ini mengingatkan saya untuk fokus.

 

Di bagian dapur, ada gambar ukuran besar yang saya tempel di salah-satu sisi dinding atas.

20160129_101139.jpg

Kitchen the heart of the home. Betul banget, dapur emang jantung rumah. Dapur juga jadi tempat saya banyak menghabiskan waktu, dari yang mulai masak rutin setiap hari untuk sarapan, makan siang dan malam, sampai bikin cemilan buat anak-anak supaya gak sering jajan di luar,atau sekedar bereksperimen dengan resep yang kelihatannya menarik dipraktekkan. Ukuran dapur saya ga luas, perlengkapannya juga masih terbatas, tapi saya berusaha membuat area dapur senyaman mungkin, terutama untuk saya, iya dong.. kan saya yang paling sering di sini.

 

20160129_101223.jpg

Di ruangan lain saya khususkan untuk ruang cuci, jemur, setrika. Pokoknya semua baju yang masuk sini dalam kondisi kotor dan keluar dari ruangan ini sudah disetrika dan siap dikenakan. Padahal saya dulunya paling males untuk urusan cuci, jemur, setrika. Makanya perlu semacam kata-kata motivasi untuk menyemangatkan diri melakukan pekerjaan ini. Dapet deh tulisan ini yang pas ditempel di laundry room.

 

Sekarang karena dah biasa, gak terlalu beban mengerjakan cuci, jemur, setrika. Untuk jadwal nyetrika, saya lebih suka mengerjakannya di pagi buta, sekitar jam 3 atau setengah empat. Suasananya masih sejuk banget jadi gak kegerahan megang setrika yang panas, dan jam segitu anak-anak juga masih pules jadi saya bisa khusyu ngerjain tugas ini 

 

Iklan

Penulis: Ismawati

Ibu dari dua anak, suka menulis dan belajar masak tapi takut sekali menjadi pikun. Buat saya menulis bukan cuma hobi tapi juga senjata melawan kepikunan :) Semoga apa yang saya tulis ada manfaatnya buat para tamu yang mampir ke sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s